Pastikan Kualitas Air untuk Pertanian dan Ekosistem Laut, DLH Mimika Pasang Alat Onlimo di Empat Titik
Timika,papuaglobalnews.com – Memastikan kualitas air untuk ekosistem laut dan tumbuhan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika Papua Tengah telah memasang alat Onlimo di empat titik. Pemasangan alat Onlimo untuk mengecek kualitas kelayakan air sejak tiga tahun lalu.
Jeffri Deda, S.So, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika menyebutkan empat titik lokasi pemasangan alat Onlimo yakni di sekitaran Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) SP5, di Mayon Yonif 754, Kampung Logpon, Kampung Pigapu dan Pomako.
Jeffri menjelaskan pemasangan alat Onlimo di sekitar BKPSDM dan Yonif 754 Mayon untuk mengukur kualitas air yang mengairi area pertanian. Dengan alat ini bisa mengetahui air yang mengalir ke sawah atau kebun petani kualitasnya layak atau tidak.
Sedangkan untuk wilayah Pomako dan Logpon digunakan untuk menguji kualitas air bagi satwa laut untuk mengetahui hidup atau tidak.
“Pemasangan alat ini sudah dari tahun 2022 lalu,” kata Jeffri kepada media belum lama ini.
Ia menjelaskan proses kerjanya air masuk melalui pipa yang dipasang di sungai terhubung dengan mesin. Selanjutnya mesin mengolah dan hasilnya langsung dikirim melalui satelit ke sistem data Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta. Data tersebut oleh Kemerinterian melanjutkan ke aplikasi di DLH Mimika.
Berdasarkan data yang tampil di layar monitor komputer sistem dapat terbaca air mengalami tercemar rendah berwarna merah, hijau, jernih dan layak minum. Alat ini mengolah data kualitas air setiap hari.
Ia mengungkapkan baru-baru ini di Pomako air laut terjadi tercemar sedang oksigen dalam udara berkurang. Ini disebabkan banyak kapal ikan sandar di pelabuhan dan mencuci sehingga membuang banyak bahan bakar minyak. Kondisi laut menjadi tercemar dengan BBM atau oli atau yang disebut CO2.
Akibatnya banyak ikan menjauh dari Pomako mencari tempat yang aman.
Sistem kerja alat ini dalam mengolah data secara otomatis tanpa sentuhan tangan manusia. Dalam pengolahan ini akan menghasilkan delapan item.
“Fungsi alat ini untuk mendeteksi awal kualitas air,” katanya. **



















