“Saya berharap nilai-nilai yang kalian dapatkan selama mengikuti proses pembinaan dan pelatihan tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara nanti. Disiplin harus menjadi karakter, tanggung jawab harus menjadi kebiasaan, persatuan harus menjadi sikap, dan nasionalisme harus menjadi jiwa dalam kehidupan kalian,” pesannya.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Masa depan Kabupaten Mimika dan masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang memiliki integritas, kecerdasan, keberanian, kepedulian, serta semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan daerah,” lanjutnya.

Ia meminta para anggota Paskibra untuk terus belajar dan berprestasi, menghormati orang tua serta guru, menjauhi segala bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan, serta menjadi generasi muda yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kesempatan itu, Rettob menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas doa, dukungan, serta kepercayaan orangtua yang diberikan kepada anak-anak untuk mengikuti seluruh rangkaian pembinaan Paskibra.

“Keberhasilan anak-anak kita tidak terlepas dari peran keluarga yang senantiasa memberikan kasih sayang, pendidikan, motivasi, dan doa,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibra Kabupaten Mimika tahun 2026.

Rettob mengingatkan para anggota Paskibra agar tidak pernah menganggap kecil tugas yang mereka emban.

“Jangan pernah menganggap kecil tugas yang kalian emban. Satu langkah kalian adalah simbol kedisiplinan. Satu gerakan kalian adalah simbol kekompakan. Satu kibaran Merah Putih adalah simbol kehormatan bangsa,” tegasnya.

Ia meminta seluruh anggota Paskibra melaksanakan tugas dengan hati yang tulus, pikiran yang tenang, tubuh yang tegap, dan semangat yang tidak pernah menyerah.

“Tanamkan dalam hati bahwa kalian bukan sekadar pengibar bendera, tetapi kalian adalah bagian dari generasi yang sedang belajar menjaga kehormatan bangsa,” pesannya.

Rettob berharap momentum tersebut menjadi pengalaman berharga yang akan dibawa para anggota Paskibra sepanjang kehidupan.

“Saya juga ingin berpesan, setelah tugas ini selesai, jangan berhenti menjadi generasi yang disiplin dan berkarakter. Teruslah menjadi teladan. Jadilah anak-anak muda yang mampu memberikan yang terbaik bagi keluarga, masyarakat, Kabupaten Mimika, dan Indonesia,” pungkasnya. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.