Maknai Jumat Agung, Jemaat GPdI Holy Spirit Timika Gelar Lomba CCA dan Masak Nasi Goreng Spesial
Timika,papuaglobalnews.com – Dalam rangka memaknai peringatan Jumat Agung dan Paskah, Jemaat Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Holy Spirit Timika menggelar lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA) dan lomba memasak nasi goreng spesial pada Jumat, 3 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di GPdI Holy Spirit, Jalan Kasih, belakang Keuskupan Timika ini dimulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIT.
Gembala Jemaat GPdI Holy Spirit Timika, Pdt. Johanis Marani, menjelaskan peringatan kematian Tuhan Yesus Kristus diisi dengan berbagai kegiatan yang bersifat membangun iman dan kebersamaan jemaat.
“Lomba CCA dilaksanakan dengan sistem babak rebutan, masing-masing terdiri dari 10 pertanyaan yang disiapkan panitia. Pesertanya melibatkan anak-anak sekolah minggu, remaja, hingga ibu-ibu,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kategori bapak-bapak, diadakan lomba memasak nasi goreng spesial yang diikuti oleh lima kelompok. Bahan yang digunakan antara lain sosis, hati ayam, telur, pentolan bakso dan sayuran.
Pdt. Johanis menambahkan, para pemenang lomba CCA juara I, II, dan III mendapatkan hadiah hiburan seperti setrika, termos, gelas, dan lainnya. Sedangkan untuk lomba memasak nasi goreng, juara I memperoleh uang pembinaan sebesar Rp500 ribu, sementara lainnya masing-masing menerima Rp300 ribu.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan salah satu anggota jemaat, Sulistiawati Rumbekwan, yang juga merupakan Koordinator Penghubung antara DPP Aspprin Korwil Papua dan Pengembang Program Tiga Juta Rumah.
Menurut Pdt. Johanis, melalui kegiatan ini jemaat diajak untuk semakin merasakan kasih Tuhan yang begitu besar bagi umat manusia.
“Kasih Tuhan itu nyata dan tanpa syarat. Melalui kegiatan ini, kami belajar membalas kebaikan Tuhan dengan mempererat kebersamaan, membangun kerja sama, serta menjalin hubungan yang penuh kasih antar sesama,” ujarnya.
Ia juga menekankan lomba CCA menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman jemaat terhadap firman Tuhan, sekaligus menambah wawasan Alkitab bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Ini menjadi wadah untuk memperdalam iman, memahami firman Allah, dan menghidupi nilai-nilai kasih yang diajarkan oleh Yesus Kristus,” tambahnya.
Pdt. Johanis mengungkapkan kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Namun, pada tahun ini terdapat inovasi baru dengan ditambahkannya lomba memasak nasi goreng, sementara pada dua tahun sebelumnya hanya diisi dengan lomba CCA, pemutaran film Yesus, serta penyampaian materi-materi Alkitab.
Uniknya, dalam lomba masak nasi goreng ini peserta mengenakan daster dan topi kerucut. **

























