Timika,papuaglobalnews.com – Kerja bakti dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Kabupaten Mimika pada Jumat 20 Februari 2026 berhasil mengumpulkan 6,802 ton sampah plastik. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN/BUMD, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Jeffri Deda, mengatakan, berdasarkan hasil penimbangan di seluruh titik kerja bakti, sampah yang terkumpul didominasi sampah anorganik, khususnya plastik, serta sedikit sampah organik seperti rumput dan daun.

“Setelah kita timbang, sampah dari kerja bakti HPSN di semua titik didominasi sampah anorganik dan hanya sedikit sampah organik,” ujar Jeffri kepada papuaglobalnews.com, Jumat  20 Februari 2026.

Jeffri menjelaskan, sampah plastik yang telah ditimbang kemudian dipilah. Sebagiannya dikumpulkan untuk diolah menjadi paving block di Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah di Jalan Cenderawasih SP2, sedangkan sisanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka.

Ia menegaskan, menjaga kebersihan Kota Timika agar bebas dari sampah anorganik maupun organik bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab seluruh warga yang mendiami kota ini.

“Ko bersih, kota sehat,” ujarnya dengan logat khas Papua.

Menurutnya, untuk mewujudkan Mimika yang bersih dan rapi (Mimika Berapi), harus lahir kesadaran dari seluruh masyarakat, terutama dalam hal disiplin membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sesuai jadwal yang telah ditentukan. Di luar jam pengangkutan, sampah sebaiknya disimpan sementara terlebih dahulu di rumah.

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, Bupati Mimika Johannes Rettob turut turun langsung memantau pelaksanaan di lapangan.

Johannes Rettob yang akrab disapa John mengungkapkan, kegiatan HPSN ini dilaksanakan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Pemerintah Kabupaten Mimika juga telah menerbitkan Instruksi Bupati Mimika Nomor 8 Tahun 2026 tertanggal 18 Februari 2026 tentang Peringatan HPSN, yang menggaungkan “perang” terhadap sampah serta penertiban spanduk-spanduk rusak yang terpasang di sudut-sudut Kota Timika.

Selain itu, pemerintah juga melakukan penataan taman-taman kota agar wajah Timika semakin bersih, rapi, dan indah.

Dalam mendukung program Presiden, Pemkab Mimika juga telah menetapkan program rutin “Jumat Bersih” yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Program ini akan terus berlanjut setiap minggu dan dievaluasi secara berkala untuk perbaikan teknis ke depan.