“Hingga saat ini, belum tersedia transportasi penumpang. Jumlah armada pribadi yang mampu melayani rute tersebut seperti Hilux atau Fortuner sangat terbatas. Kondisi jalan yang terjal, rusak dan rawan kecelakaan semakin memperburuk situasi mobilitas masyarakat,” keluh Andreas.

Menurutnya kondisi ini sungguh sangat memprihatinkan, karena masyarakat di Piyaiye, Sukikai Selatan, Mapia Barat, dan Mapia Tengah hidup dalam keterbatasan serius dan nyaris tidak berdaya dalam mengakses transportasi yang aman, layak, dan terjangkau.

Ia berharap situasi ini membutuhkan perhatian nyata dan langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan agar persoalan transportasi di wilayah tersebut segera ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Ia berharap semoga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman, lancar tanpa hambatan, serta membawa harapan baru bagi masyarakat di wilayah pedalaman Pihaihe, Mapia Barat, Mapia Tengah dan sekitarnya. **