Selain membangun WTP, Freeport mendukung kebutuhan listrik untuk pengoperasian mesin yang mengalirkan air ke rumah-rumah warga, memberikan dukungan tenaga kerja mengoperasikan mesin dan PT FI menyerahkan WTP kepada Pemda Mimika pada tahun 2023.

Freeport lanjutnya, memberikan pendampingan teknis dan transfer pengetahuan kepada Pemkab Mimika dalam mengoperasikan dan merawat fasilitas dalam periode tertentu yang disepakati bersama kedua belah pihak.

Lenny mengatakan dengan adanya air bersih, warga mendapat banyak manfaat. Dari sisi

kesehatan, dapat mengurangi risiko penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan infeksi bakteri.

Dari sisi lingkungan, mengurangi sampah plastik dari air minum dalam kemasan. Sedangkan manfaat ekonominya, warga menghemat pengeluaran karena tidak membeli air minum dalam kemasan.

WTP merupakan fasilitas pengolahan air minum yang berada di lahan 1,36 hektare di Kuala Kencana. Komplek ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti kantor, laboratorium, ruang genset, ruang panel, rumah pompa dan rumah trafo sebagai penunjang operasional pengolahan air bersih.

Seorang warga di Komplek SP-2 Timika, Lala Darmayana merasa bersyukur dengan adanya air bersih ini sudah tidak lagi menggunakan air sumur.

Selain menggunakan sumur, warga lainnya memanfaatkan air hujan yang ditampung atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sedangkan untuk air minum, warga membeli air minum dalam kemasan.

“Dulu kami warga di sini dapat air dari sumur, dan sekarang sudah ada sambungan pipa ke rumah-rumah. Kami senang air bersih sudah mulai mengalir,” kata Lala. **