Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tani Indonesia (ATI) Kabupaten Mimika.

Haris menilai, program yang digagas HIPMI dan Yayasan Rabu Biru bersama APDESI dan ATI sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.

“Program ini muaranya untuk kepentingan masyarakat di kampung, bukan untuk pusat. Pemerintah siap berkolaborasi dengan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, hal ini sejalan dengan arahan Bupati Mimika, Johannes Rettob, bahwa pembangunan daerah harus melibatkan semua pihak agar berjalan optimal, karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum HIPMI Papua Tengah, Junaldi Samuel, menjelaskan pertemuan dengan DTPHP bertujuan mendorong program Kementerian Pertanian terkait ketahanan pangan dan pengembangan komoditas unggulan, khususnya kakao.

Ia mengatakan, selain pengembangan kakao, program ini juga mencakup sektor peternakan ayam dan perikanan lele sebagai bagian dari konsep agroindustri terpadu.

“Kotoran ayam dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman kakao sehingga dapat menekan biaya produksi,” jelasnya.

Junaldi menambahkan, tahap awal program difokuskan di wilayah Hiripau. Tanaman kakao diperkirakan mulai berbunga pada usia tiga tahun dan selanjutnya menghasilkan secara optimal.

Ia optimistis, jika program ini berjalan konsisten dan mendapat dukungan masyarakat, akan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ke depan, program ini juga akan menggandeng investor untuk pengembangan perkebunan kakao sekaligus mendorong lahirnya produk kakao dengan merek asal Mimika.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan kepala kampung, kepala suku, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat adat untuk penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU).

Junaldi menyebutkan, terdapat sekitar delapan tahapan yang akan dilalui dalam pelaksanaan program ini. Ia juga telah bertemu dengan Wakil Ketua I LEMASKO, Marianus Maknaepeku, yang menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. **