Timika,papuaglobalnews.com – Kabut asap tebal menyelimuti Kota Timika, Kabupaten Mimika, dalam beberapa hari terakhir kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Kerhutla) di Kabupaten Merauke Papua Selatan. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara memburuk dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Mimika melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat membagikan sebanyak 3.020 masker secara gratis kepada masyarakat.

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, Kamis, Jumat dan Sabtu, 1-3 Oktober 2026, di sejumlah titik. Yakni di Lampu Merah Timika Mall, Lampu Merah Budi Utomo, Lampu Merah Pasar Lama, Lampu Merah depan Bank Papua, serta kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Cenderawasih.

Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat BAZNAS Kabupaten Mimika dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap yang diduga merupakan kiriman dari wilayah kabupaten-kabupaten di Papua dan sekitarnya.

Ketua II BAZNAS Kabupaten Mimika, H. Agung Arie Perdhana, mengatakan pembagian masker tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan diri, terutama kesehatan pernapasan, selama kondisi udara masih dipengaruhi kabut asap.

“Harapannya masyarakat Mimika lebih sayang terhadap diri mereka dan kesehatan mereka. Dengan adanya kiriman asap dari kabupaten-kabupaten yang ada di Papua, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri ketika beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Kabut asap dapat membawa partikel dan polutan yang masuk ke saluran pernapasan. Paparan udara yang tercemar dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti iritasi mata dan tenggorokan, batuk, sesak atau rasa tidak nyaman saat bernapas, serta dapat memperburuk kondisi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker dengan benar, memperbanyak minum air putih, serta menjaga kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.

BAZNAS Kabupaten Mimika melalui BTB menegaskan bahwa respons terhadap kondisi darurat lingkungan bukan hanya soal pembagian bantuan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepedulian dan kesadaran bersama agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi dampak bencana dan kondisi lingkungan yang membahayakan kesehatan.

Dengan pembagian 3.020 masker tersebut, BAZNAS berharap masyarakat Mimika dapat lebih terlindungi sekaligus semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.