Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mimika itu mengucapkan banyak terima kasih kepada Distrik Wania yang telah memulai mewujudkan Mimika Bersih dari Wania.

“Wania Bersih mulai dari Kelurahan Wonosari Jaya. Semuah harus bergerak bersama,” ajaknya.

Program kebersihan lingkungan ini mendukung semua program kesehatan dalam upaya menurunkan angka kesakitan malaria, Stunting dan kaki gajah.

Menurutnya, dengan masyarakat hidup sehat jumlah pasien yang datang berobat di rumah sakit dan Puskesmas akan berkurang.

Ia menambahkan usaha menurunkan stunting harus sejalan dengan pemberantasan malaria.
Dikatakan, Kampung Mawokauw Jaya telah menjadi contoh penurunan angka stunting.

Lebhj jauh John mengakui program Cleann Friday menjadi jawaban atas rencana janji Bupati dan Wakil Bupati Mimika tentang Mimika Bersih.

Pada kesempatan itu, John mengingatkan agar semangat Jumat Bersih ini tidak sekedar ‘panas-panas tai ayam’ diawal kemudian hilang tetapi terus berlanjut selamanya.

Merlyn Temorubun, Plt. Kepala Distrik Wania dalam arahan apel pembukaan Gerakan Clean Friday menjelaskan Gerakan Friday atau Jumat Bersih merupakan program yang lebih modern dan lengkap.
Dalam gerakan ini bukan hanya sebatas Jumat Bersih melainkan dilakukan secara gotong royong dan selama kegiatan difasilitasi dan didampingi oleh aparat keamanan dari Polsek Mimika Baru dan Koramil dalam setiap kegiatan dalam jaga keamanan.

Kepada kader malaria, para lurah, Ketua RT, Merlyn berpesan dalam gerakan ini selain membersihkan sampah juga menutup genangan untuk memutus mata rantai jentik nyamuk malaria, termasuk membersihkan saluran yang dipenuhi sampah dan material agar air lancar mengalir.

Merlyn menegaskan program ini sesungguhnya mengingatkan kembali masyarakat untuk mengulangi kembali kebiasaan yang sudah pernah dilakukan namun semangatnya kini mulai kendur.
Semua ini bertujuan memutus perkembangbiakan jentik nyamuk dan penularannya.

Ia menyampaikan dengan musim hujan selama ini cukup tinggi maka lokasi genangan air sangat banyak sehingga perlu dilakukan penanganan secara bersama untuk menutupinya serta pengakatan penumpukan sampah.

Dalam program ini Barcode terhubung dengan Aplikasi Kawe Nia Asisten Digital sehingga memudahkan dalam mengakses informasi atas laporan adanya penumpukan sampah dan lain-lain.

Pantauan media ini pada apel pembukaan para kader mendapat edukasi malaria dari Dokter Yuliana Galingging dari Puskesmas Wania dan edukasi dari Moryana Hungan selaku Program Manager SSR Paroki Santo Stefanus Sempan. Dan setelah peluncuran selain langsung melakukan bersih lingkungan juga pelayanan pemeriksaan malaria. **