Adapun Selviana Sory yang sedang berada di dalam pondok disebut didatangi aparat dan kemudian ditembak.

Atas kejadian tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto agar menjunjung tinggi hukum humaniter internasional serta memberikan panduan hukum humaniter kepada aparat militer Indonesia yang sedang menjalankan tugas operasi dan perang melawan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua.

Menurut TPNPB, fasilitas dan warga sipil tidak boleh menjadi sasaran penembakan selama operasi berlangsung.

Sebby juga menegaskan, kasus penembakan terhadap tiga warga sipil tersebut masuk kategori pelanggaran hukum dan hak asasi manusia karena wilayah tersebut masih merupakan pemukiman warga sipil dan, menurut laporan yang diterima TPNPB, tidak terdapat aktivitas pasukan TPNPB di lokasi kejadian.

TPNPB juga menegaskan bahwa penembakan terhadap tiga warga sipil tersebut terjadi secara sepihak oleh aparat militer Indonesia tanpa adanya aksi atau gangguan penyerangan dari TPNPB yang membahayakan aparat militer Indonesia maupun warga sipil.

“Kami juga mendesak kepada PBB untuk segera membentuk tim investigasi dan penyelidikan terkait kejahatan perang yang dilakukan oleh aparat militer Indonesia selama melawan pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua dan mandat tersebut diberikan kepada Dewan Keamanan PBB dan Dewan HAM PBB untuk melakukan investigasi dan penyelidikan kejahatan perang di Tanah Papua serta membantu 125.931 warga sipil yang sedang mengungsi akibat konflik bersenjata di berbagai daerah di Tanah Papua yang hingga sekarang masuk dalam krisis kemanusiaan akibat tidak adanya penanganan pengungsi di Tanah Papua,” kata Sebby dalam siaran pers tersebut.

Siaran pers tersebut mencantumkan penanggung jawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM, yakni:

Jenderal Goliath Tabuni – Panglima Tinggi TPNPB-OPM.

Letnan Jenderal Melkisedek Awom – Wakil Panglima TPNPB-OPM.

Mayor Jenderal Terianus Satto – Kepala Staf Umum TPNPB-OPM.

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen – Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum diperoleh pernyataan resmi dari pihak TNI terkait dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil tersebut. **