Belanja Perlengkapan Sekolah Bersama Gibran, Sinar Keceriaan Terpancar Jujur dari Wajah 30 Anak Panti Asuhan Santa Susana Timika
“Mereka belanja alat sekolah, alat bina bakat, (bola kaki dan boka voli, alat musik, peralatan bulu tangkis) mereka pilih sendiri,” tulis Ema dengan penuh haru.
Ema mengisahkan saat tiba di panti mereka bertanya… “mama, apakah kita kumpul barang-barang yang kami belanja tadi? Saya jawab dengan air mata…. karena itu hadiah spesial dari Bapak Wapres, silakan simpan sendiri dan pergunakan sesuai fungsinya, tangan mama tak mau mengambil apa yang kau pilih dengan sukacita di hadapan petinggi negara,” tulisnya.
“Melihat mereka tersenyum bahagia sudah menjadi kekuatan bagi kami untuk terus perjuangkan hak hidup mereka,” tulis Ema mengakhiri luapan suka citanya.
Sementara dalam video berdurasi 24 detik, Ema bersama 30 anak mengucapkan terima kasih kepada Wapres Gibran yang telah mengajak anak-anak Panti Asuhan Sant Susana Timika untuk berbelanja bersama di Toko Meriah. Atas ucapan itu disambut oleh anak-anak “Tuhan Yesus memberkati” sambil melambaikan tangan suka cita. Pada video tersebut juga memperlihatkan barang-barang belanjaan yang masih terisi rapi dalam kantong plastik. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















