Bayi Nahas yang Dibuang di Pangkalan Sampah DLH SP2 Sudah Diamankan di Freezer RSUD
Timika,papuaglobalnews.com – Jenazah bayi nahas yang ditemukan petugas kebersihan di pangkalan sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih SP2 telah diambil Tim Inafis Polres Mimika sekitar pukul 19.00 WIT, setelah sebelumnya ditemukan sekitar pukul 17.30 WIT. Saat ini, jenazah bayi tersebut diamankan di freezer kamar jenazah RSUD Mimika.
Wilson, Koordinator Lapangan (Korlap) petugas kebersihan DLH menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari petugas jaga malam pangkalan sampah, bayi tersebut telah diamankan oleh Tim Inafis Polres Mimika dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika.
“Yang kami tahu hanya sampai di situ. Selanjutnya sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian,” jelas Wilson kepada papuaglobalnews.com, Jumat 12 Juni 2026.
Sementara itu, Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena, membenarkan bahwa jenazah bayi tersebut kini telah disimpan di freezer RSUD setelah dibawa oleh Tim Inafis Reskrim Polres Mimika pada Kamis malam 11 Juni 2026.
“Kami dari rumah sakit masih menunggu tindak lanjut dari Tim Inafis Reskrim Polres Mimika dalam upaya mengungkap identitas ibu dan ayah kandung bayi tersebut termasuk siapa yang membuang,” ujar Luky kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan telepon, Jumat 12 Jumat 2026.
Luky menegaskan bahwa pihak rumah sakit bekerja sesuai arahan kepolisian untuk mendukung proses penyelidikan dan saat ini hanya membantu mengamankan barang bukti agar tidak mengalami kerusakan.
“Untuk sementara kami hanya menyimpan barang bukti dari kepolisian di kamar jenazah. Rencananya pagi ini kami akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait tindak lanjut penanganannya seperti apa,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Ibnu Rudihartono saat dihubungi papuaglobalnews.com pada Jumat pagi 12 Juni 2026 untuk mengonfirmasi perkembangan penanganan kasus tersebut menjelaskan setelah menerima laporan warga tim Inafis Reskrim Polres Mimika sudah turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah bayi perempuan itu kini diamankan sementara di freezer kamar jenazah RSUD Mimika.
AKP Ibnu menjelaskan saat ini dirinya masih melakukan penyelidikan dan kemungkinan besar berpeluang meminta kepada pihak RSUD Mimika melakukan tes DNA untuk mengungkap indentitas orangtua bayi.
Sebelumnya diberitakan, bayi yang hingga kini belum diketahui identitas orang tua kandungnya itu pertama kali ditemukan oleh Yahya, petugas jaga malam kebersihan di pangkalan sampah SP2.
Saat itu Yahya sedang memilah sampah untuk mencari dan mengumpulkan sisa makanan yang akan dimanfaatkan sebagai pakan ternaknya. Sampah tersebut baru saja diturunkan dari sebuah mobil pickup yang selama ini mengangkut sampah dari kawasan perumahan BTS Hope, depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Cenderawasih SP2.
Mobil pickup itu tiba sekitar pukul 17.00 WIT. Setelah menurunkan sampah, kendaraan sempat mengalami mati mesin. Yahya bersama rekannya kemudian membantu mendorong mobil tersebut hingga kembali menyala.
Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, Yahya seperti biasa melakukan aktivitas rutinnya mencari sisa makanan di antara tumpukan sampah. Saat mengambil sebuah kardus, ia menemukan plastik bening bercampur nasi yang awalnya dikira berisi paha ayam.
Namun setelah diperiksa lebih teliti, ternyata di dalamnya terdapat sesosok bayi lengkap dengan rambut tetapi sudah tidak bergerak lagi.
Kasus tersebut kemudian viral di media sosial (Medsos) grup WhatsApp setelah dibagikan oleh petugas kebersihan.
Menindaklanjuti penemuan itu, Obet selaku Korlap jaga malam langsung menghubungi Wilson selaku Korlap Umum Kebersihan DLH dan melaporkannya kepada aparat kepolisian. **

















