Kemudian menyusul bantuan dari SD Muhamadiyah pada pukul 15.10 WIT. Bantuan ini diserahkan oleh Hanisa Fitri selaku Ketua Komite SD Muhammadiyah Timika. Bantuan itu berupa pakaian layak pakai, 10 rak telur ayam, sembako dan  uang tunai.

Selanjutnya dari Palang Merah Indonesia (PMI) sekitar pukul 15.30 WIT. Hadir dalam penyerahan bantuan ini Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika, Jakonis Manusiwa, Pelaksana Harian PMI Mimika. Wakil Ketua, Iwan Makatita, Wakil Ketua Penanggulangan Bidang Bencana  Wenda dan Bendahara, Sandrelia.

Jakonis Manusiwa dalam kesempatan itu menyampaikan permohonan maaf Bupati Mimika belum bisa hadir dalam penyerahan bantuan ini karena masih ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

Namun, ia menyampaikan pesan Bupati agar setiap ada bencana alam mari secara bersama-sama merespons untuk meringankan beban yang dialami para korban.

“Kami hadir dan peduli dalam musibah ini, sehingga kami hadir di sini untuk memberikan bantuan kepada masyarakat guna meringankan sedikit beban masyarakat,” katanya.

Jakonis menyampaikan Bupati sebagai Ketua PMI Mimika tidak menginginkan adanya keributan setelah dibagikan paket bantuan ini.

Adapun bantuan yang diserahkan PMI berupa 24 paket peralatan mandi, 3 pcs Pamper, dua pcs tenda ukuran 6 x 8 dan 24 karton mie instan.

Kemudian pada pukul 15.55 WIT, H. Tongano, Sekretaris Yayasan Sekolah Al Isla menyerahkan bantuan sembako berupa 15 sak beras 15 sak, minyak goreng, susu, karpet dan bak mandi.

Dan pada pukul 16.46 WIT pemberian baket bantuan dari PW. Fatayat NU Papua Tengah dan PC. Fatayat NU Mimika diwakili oleh Sholikah, Ketua PW. Fatayat NU Papua Tengah dan Sekretaris Diana PW. Fatayat NU Papua Tengah serta Ketua atau Sekretaris PW. Fatayat Mimika Farida.

Bantuan sembako ini berupa mie instan, susu, telur,  minyak goreng, air mineral, pakaian layak pakai.

Sholikah  menyampaikan bantuan yang diberikan ini untuk meringankan beban masyarakat yang berdampak bencana kebakaran dan semoga bisa diterima oleh masyarakat.

Ismail, Koordinator Posko  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan yang diberikan semoga apa yang dilakukan menjadi amal baik dan selalu mendapat rejeki dari Allah.

Berikut nama-nama pemilik kios yang terbakar:

  1. Syarifudin
  2. Anto
  3. Dadang
  4. Saro
  5. Iswandi
  6. Samad/Naruto
  7. Jumasni/Galla
  8. Yustamil (Buton)
  9. La Juli (Buton)
  10. Jasmin/Bapak Kiki
  11. Broken/Ardiani
  12. Ide
  13. Rahmatia
  14. Supardi
  15. Nita (Kei)
  16. Sudi/H.Mega
  17. Anita
  18. Daeng Lala/Nursin
  19. Eki /Mustamin
  20. Agus Sumaryono
  21. Arifin/Mala
  22. Daeng Baji/Nursiamin
  23. Eni.

Yang ikut terdampak kebakaran masyarakat asli Papua Suku Kamoro yakni Saverus, Adol dan Johanes. **