Timika,papuaglobalnews.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Mimika pada tahun 2025 ini mempunyai program membagikan bahan makanan (Bama) makanan tambahan bergizi untuk ibu hamil, bayi, balita dan anak-anak.

Pemberian makanan tambahan bergizi menyebar di 18 distrik dalam meningkatkan perbaikan taraf kesehatan untuk mencegah anak kurang gizi atau stunting.

Hal ini disampaikan Priska Kuum, Kepala DP3AKB Mimika kepada media di ruang kerjanya, Selasa 4 Maret 2025.

Pemberian makanan tambahan bergizi ini sebutnya, bersumber dana Otsus dengan sasaran kepada masyarakat pesisir, pinggiran dan dalam kota.

“Kami wilayah gunung belum bisa dilayani masih terkendala dengan sulitnya transportasi. Kita lagi usahakan supaya semua dapat,” katanya.

Bama bergizi ini akan disediakan DP3AKB selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui para kader. Bahan makanan yang ada tinggal dimasak oleh kader lalu dibagikan pada saat kegiatan Posyandu. Bahan makanan ini berupa susu, kacang hijau dan telur.

“Sebelumnya kami bagi susu, telur ayam secara langsung. Tapi kurang efektif karena semua anggota keluarga makan. Tapi kalau kader yang masak dibagi saat Posyandu lebih tepat sasaran,” katanya.

Supia Narawena, Sekretaris DP3AKB menjelaskan penanganan stunting DP3AKB berperan sebagai sekretariat umum Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.