27.209 KK Mimika di 18 Distrik Terima Bantuan Pangan dari Bapanas
Timika,papuaglobalnews.com – Sebanyak 27.209 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Mimika yang tersebar pada 18 distrik menerima bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk periode Februari dan Maret 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Timika dan telah berlangsung sejak Mei 2026 serta akan berakhir pada 30 Juni 2026.
Hal itu disampaikan Kepala Cabang Bulog Timika, Dedy Wahyudi, kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan telepon, Selasa 16 Juni 2026.
Dedy menjelaskan, untuk Kabupaten Mimika, Bapanas menyalurkan bantuan pangan berupa 544,180 ton beras dan 108.836 liter minyak goreng merek Minyakita.
Dedy menjelaskan, dari 18 distrik yang menjadi sasaran program, masih terdapat tiga distrik yang belum menerima penyaluran bantuan, yakni Distrik Alama, Mimika Baru dan Wania.
Ia mengungkapkan, pendistribusian mengalami sedikit keterlambatan karena pasokan minyak goreng baru tiba pada Minggu lalu. Saat ini pihak Bulog sedang mempersiapkan penyaluran bantuan ke tiga distrik tersebut.
Dedy menambahkan, Bapanas memberikan tugas kepada Bulog Cabang Timika untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat dengan batas waktu hingga 30 Juni 2026.
“Untuk tiga distrik ini kami perkirakan paling lambat tanggal 26 Juni 2026 sudah disalurkan semua sebelum jatuh tempo,” kata Dedi.
Ia mengakui, dalam penyaluran bantuan pangan Bapanas, Bulog selalu bekerja sama dengan pemerintah distrik dalam proses penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat melalui kepala kampung dan kepala kelurahan.
Ia menjelaskan berdasarkan data penerima manfaat tersebut untuk dua bulan masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
Menurut Dedi, jumlah penerima manfaat pada periode ini mengalami peningkatan dibandingkan periode Oktober-November sebelumnya.
Data penerima manfaat yang digunakan Bapanas berasal dari data yang dikirim oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Ia mengakui, sebelum penyaluran dilakukan, Bulog telah mengundang para kepala distrik, aparat penegak hukum (APH) yang terdiri dari TNI, Polri, Kejaksaan, serta dinas terkait untuk membahas mekanisme penyaluran agar berjalan lebih efektif.
Dedi juga bersyukur karena hingga saat ini penyaluran bantuan ke wilayah pesisir maupun pegunungan yang dimulai sejak Mei lalu berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kondisi ini berbeda dengan penyaluran pada Desember 2025 dan Januari 2026 yang sempat mengalami hambatan akibat gelombang laut.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui para kepala distrik, kepala kampung, dan kepala kelurahan yang turut membantu kelancaran pendistribusian bantuan pangan kepada masyarakat. **

















