Jemaat GKII Daerah Timika Kota Selenggarakan Ibadah Jumat Agung di Tabernakel Gorong-Gorong
Timika,papuaglobalnews.com – Sebanyak 24 Jemaat Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Daerah Timika Kota menyelenggarakan ibadah Jumat Agung di Jemaat Tabernakel Gorong-Gorong, Jumat 3 April 2026.
Ibadah yang memperingati sengsara, penyaliban, hingga wafatnya Yesus Kristus tersebut mengusung tema “Kristus Bangkit, Harapan Masih Ada” yang diambil dari 1 Petrus 1:3.
Dalam khotbahnya, Pdt. Deteminus Beanal menyampaikan firman Tuhan yang berpedoman pada Injil Yohanes 18:28-30. Ia menjelaskan bahwa kematian Yesus di kayu salib merupakan pengorbanan untuk menebus dosa umat manusia.
“Yesus yang tidak berdosa rela menanggung hukuman dosa manusia, sehingga kita memperoleh pengampunan dan dibenarkan di hadapan Allah,” ujarnya.
Ia juga mengutip Markus 10:45 yang menegaskan bahwa Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. Hal ini sejalan dengan Yesaya 53:5, Roma 6:23, dan Efesus 1:7 yang menegaskan makna penebusan dan pengampunan dosa melalui pengorbanan Kristus.
Selain itu, Pdt. Beanal menekankan melalui kematian-Nya, Yesus telah mematahkan kuasa iblis dan maut. Mengacu pada Ibrani 2:14, ia menyampaikan kematian Kristus menghancurkan kuasa iblis yang menguasai maut, sehingga orang percaya tidak lagi hidup dalam ketakutan. Hal ini diperkuat dengan 1 Yohanes 3:8 serta 1 Korintus 15:54-55 tentang kemenangan atas maut.
Lebih lanjut, ia menegaskan kematian Yesus merupakan bukti kasih Allah yang tidak terbatas bagi umat manusia. Yohanes 3:16 menjadi dasar bahwa Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal agar setiap orang yang percaya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup kekal.
Pesan ini juga dipertegas dalam Roma 5:8 dan 1 Yohanes 4:10 tentang kasih Allah yang dinyatakan melalui pengorbanan Kristus.
Pdt. Beanal mengingatkan bahwa sebelum wafat, Yesus berkata, “Sudah selesai” (Yohanes 19:30), yang menandakan karya keselamatan telah digenapi secara sempurna sesuai rencana Allah.
Ia juga menambahkan bahwa keselamatan merupakan anugerah Allah, sebagaimana tertulis dalam 2 Timotius, yang menegaskan manusia diselamatkan bukan karena perbuatan, melainkan karena kasih karunia Tuhan.
Ibadah Jumat Agung ini berlangsung dengan khidmat. **

























